Polda Sulteng Buka Suara Terkait Insiden Perkelahian Berujung Tewas di Palu, Anggota Polri Terluka

banner 468x60

 

PALU – Polda Sulawesi Tengah mengonfirmasi terjadinya insiden perkelahian yang berlangsung di depan Alfamidi, Jalan Tombolututu Atas, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 20.40 WITA. Kejadian melibatkan Aipda AA, anggota Bidpropam Polda Sulteng, dan seorang warga berinisial D yang diduga bekerja sebagai juru parkir.

 

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Achmad Muhaimin, membenarkan peristiwa tersebut dalam keterangan resminya, Jumat (28/8/2026). Ia menyampaikan bela sungkawa mendalam atas meninggalnya D dalam insiden tersebut.

 

“Pimpinan dan seluruh jajaran Polda Sulawesi Tengah mengucapkan turut berduka cita dan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara D. Semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta ketabahan,” ujar Kombes Achmad.

 

Rangkaian Kejadian

Berdasarkan penyelidikan awal, peristiwa bermula saat Aipda AA tiba menggunakan mobil Toyota Avanza putih dan berhenti di area sekitar warung makan Gorontalo untuk berbelanja di Alfamidi. Saat keluar dari minimarket sekitar pukul 20.40 WITA, ia didatangi pria berinisial D yang mengenakan baju merah. Terjadi pertemuan terkait masalah parkir yang kemudian memicu kontak fisik, perselisihan mulut, hingga berujung perkelahian.

 

Dalam pertarungan tersebut, D diduga menyerang dengan senjata tajam berupa parang ke arah wajah petugas. Aipda AA berusaha menangkis serangan dan mengalami luka di tangan kanan serta jari manis tangan kiri terputus.

 

Menghadapi serangan yang terus berlanjut, Aipda AA mengeluarkan senjata api jenis HS dan melepaskan satu tembakan peringatan. Namun, karena D masih terus mengejar dengan parang, petugas kembali melepaskan tembakan ke arah korban.

 

Warga Lain Terluka Akibat Peluru Nyasar

Saat insiden berlangsung, seorang warga bernama MA yang berada di dalam bengkel jahit sepatu di samping Alfamidi turut terkena dampak. MA yang sedang mengintip mendapati luka di leher kanan yang disebabkan oleh peluru nyasar. Ia kemudian dievakuasi ke RS Tingkat III Dr Shindu Trisno untuk perawatan medis.

 

Penanganan Medis dan Tindakan Lanjut

Pasca-peristiwa, Aipda AA dibantu warga dibawa ke RS Bhayangkara Palu, sedangkan D dan MA dibawa ke RS Tingkat III Dr Shindu Trisno. Polisi segera memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sekitar pukul 23.30 WITA, D dirujuk ke RSUD Anutapura Palu namun dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (28/8/2026) pukul 02.30 WITA.

 

Polda Sulteng menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung aktif untuk mengungkap fakta lengkap, termasuk penggunaan senjata tajam dan senjata api dalam insiden tersebut.

 

“Kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan mempercayakan seluruh proses penanganan perkaranya kepada pihak kepolisian,” pungkas Kombes Achmad.

 

(PMBcom, Sulteng)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *