Polres Berau Gelar Rakor BBM Bersubsidi, Atasi Antrean Panjang dan Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

banner 468x60

 

BERAU – Menyikapi persoalan antrean panjang serta dugaan keterbatasan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Kabupaten Berau, Polres Berau memperkuat koordinasi bersama instansi terkait dan pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Langkah ini diambil melalui Rapat Koordinasi (Rakor) pengawasan dan penyaluran BBM bersubsidi yang digelar Satuan Reserse Kriminal Polres Berau di Ruang Gelar Sat Reskrim, Jalan Gatot Subroto, Senin (10/08/26).

 

Rakor dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Berau AKP Muhammad Fajri, serta dihadiri perwakilan PT Pertamina Patra Niaga, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, beserta para pengelola SPBU se-Kabupaten Berau. Dalam pertemuan tersebut, seluruh peserta membahas sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, terutama antrean kendaraan yang cukup panjang dan kelancaran penyaluran BBM bersubsidi di sejumlah titik pengisian.

 

AKP Muhammad Fajri menjelaskan, rakor ini merupakan bagian dari upaya membangun kesamaan langkah dalam melakukan pengawasan sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan dalam penyaluran BBM bersubsidi. “Kami ingin mengetahui secara langsung persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari keterbatasan kuota, mekanisme pengawasan, hingga kemungkinan adanya penyalahgunaan QR Code dan identitas kendaraan. BBM bersubsidi harus dapat diterima masyarakat yang memang memiliki hak,” ujarnya.

 

Pengawasan bersama dinilai sangat diperlukan agar proses distribusi berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mencegah munculnya permasalahan yang dapat berdampak terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dalam kesempatan tersebut, Polres Berau juga memberikan penekanan agar pihak terkait meningkatkan pengawasan di lingkungan SPBU, terutama terhadap proses pengisian dan penerapan ketentuan bagi konsumen. Penataan mekanisme antrean pun dibahas agar aktivitas masyarakat di kawasan SPBU berlangsung lebih teratur serta terhindar dari potensi gesekan maupun gangguan ketertiban.

 

Dari hasil pembahasan, disepakati sejumlah langkah tindak lanjut: memperketat pengawasan distribusi, meningkatkan koordinasi apabila ditemukan kendala di lapangan, serta melakukan penataan antrean kendaraan. Polres Berau menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap penyaluran BBM bersubsidi guna menjaga distribusi tetap berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.

 

Melalui sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah, pihak Pertamina, dan pengelola SPBU, diharapkan persoalan antrean panjang serta potensi kelangkaan BBM bersubsidi dapat diminimalisir, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

Humas Polda Kaltim.

Korwil Kaltim Muhammad Thio Adnan.,”

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *