KAYONG UTARA, Polda Kalbar – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kayong Utara semakin diperkuat. Sebanyak satu pleton atau 30 personel Brimob Polda Bali telah tiba di wilayah hukum Polres Kayong Utara untuk mendukung jajaran kepolisian dalam menghadapi potensi serta penanganan Karhutla yang terus diwaspadai.
Kapolres Kayong Utara AKBP Adi Prabowo, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa tambahan kekuatan tersebut akan segera ditempatkan pada wilayah yang membutuhkan penguatan penanganan Karhutla secara prioritas.
“Sebanyak satu pleton Brimob Polda Bali dengan kekuatan 30 personel telah tiba untuk memperkuat penanganan Karhutla di Kayong Utara. Personel akan dibagi menjadi dua wilayah operasi utama, yaitu 20 personel di Teluk Batang dan 10 personel di Simpang Hilir,” ujar Kapolres Kayong Utara, Rabu (26/8/2026).
Kehadiran personel tambahan ini akan dimaksimalkan untuk mendukung berbagai kegiatan krusial, mulai dari patroli rutin, pemeriksaan lapangan (groundcheck) terhadap titik panas atau hotspot, operasi pemadaman, pemantauan wilayah rawan kebakaran, hingga langkah pencegahan agar api tidak meluas ke area permukiman maupun kawasan hutan yang lebih luas.
Bukan hanya memperkuat sisi personel, Polres Kayong Utara juga telah menyiapkan sarana pendukung yang memadai guna menunjang mobilitas dan efektivitas di lapangan. Ketersediaan sarana tersebut meliputi 11 unit kendaraan roda dua, 1 unit mobil box, serta 1 unit mobil truk. Hal ini bertujuan agar distribusi perlengkapan maupun pergerakan petugas dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
“Kita siapkan personel sekaligus sarana pendukungnya secara lengkap. Penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan respons yang tinggi, sehingga setiap informasi mengenai adanya titik api harus segera ditindaklanjuti tanpa penundaan. Kami juga akan terus memperkuat sinergi dan kerja sama yang solid dengan unsur TNI, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah, pihak perusahaan, serta masyarakat luas,” tegas AKBP Adi Prabowo.
Selain fokus pada penanganan Karhutla, kekuatan personel yang ada juga dapat dikerahkan untuk mendukung kegiatan penyaluran air bersih bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak kekeringan akibat kondisi cuaca yang kering.
Polres Kayong Utara menegaskan bahwa kesiapsiagaan akan terus ditingkatkan secara berkelanjutan guna merespons setiap kemunculan titik api serta mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak buruk bagi keselamatan maupun kesejahteraan masyarakat.
Personel siap, kendaraan siap, dan sinergi antarunsur terus diperkuat. Bersama kita cegah dan tangani Karhutla di Kayong Utara.
Endin Investigasi Kalbar










