Polsek Ngabang Bersama Instansi Terkait Bagikan Masker, Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla

banner 468x60

 

NGABANG — Kabut asap yang semakin pekat dan mulai mengganggu kualitas udara di wilayah Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, mendorong jajaran kepolisian bersama instansi terkait turun langsung ke jalan untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Aksi sosial tersebut berlangsung di Jalan Raya Ngabang–Sanggau, tepatnya di depan Mapolsek Ngabang, Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Senin (24/8/2026).

 

Kegiatan ini berfokus pada pembagian masker secara langsung kepada masyarakat yang melintas, sebagai bentuk kepedulian sekaligus langkah preventif mencegah risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap. Pembagian masker melibatkan perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Puskesmas Ngabang, staf Polsek Ngabang, staf Koramil Ngabang serta staf Kecamatan Ngabang. Petugas tidak hanya membagikan masker, tetapi juga menyampaikan imbauan kesehatan dan ajakan untuk tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memperburuk kualitas udara.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Susi, SKM., MM., menjelaskan bahwa penggunaan masker merupakan langkah sederhana namun efektif melindungi diri saat beraktivitas di tengah kabut asap. “Di tengah meningkatnya kabut asap, masyarakat kami imbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan. Jika harus beraktivitas di luar, gunakan masker dengan baik serta perbanyak konsumsi air putih untuk membantu menjaga kondisi tubuh,” ungkapnya.

 

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Ngabang Kompol Zuanda, S.H., C.I.M., menyatakan kegiatan ini adalah wujud sinergi lintas instansi dalam melindungi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bahaya Karhutla.

 

“Pembagian masker ini merupakan langkah nyata kami bersama instansi terkait untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi kabut asap. Kami juga terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya dapat dirasakan secara luas,” ujar Kompol Zuanda.

 

Ia menambahkan, kabut asap tidak hanya mengganggu jarak pandang dan kenyamanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan serius jika terpapar terus-menerus. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membakar lahan, dan apabila menemukan adanya potensi Karhutla segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secepat mungkin,” tegasnya.

 

Kapolsek juga mengingatkan agar pembakaran lahan tidak dianggap sepele. “Pencegahan jauh lebih penting daripada menunggu api membesar dan menimbulkan dampak yang lebih luas. Keselamatan dan kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita cegah Karhutla sejak dini,” pungkasnya.

 

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan disambut baik oleh masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, TNI dan Polri diharapkan terus diperkuat dalam menghadapi dampak kabut asap serta mencegah Karhutla di wilayah Kabupaten Landak.

 

Humas Polsek Ngabang

KA, Biro Kab Landak Basirun

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *