Respons Cepat Polsubsektor Jelimpo Bersama TNI, BPBD, dan Masyarakat Padamkan Karhutla yang Ancam Permukiman

banner 468x60

 

LANDAK – Upaya cepat dan sinergis dilakukan jajaran Polsubsektor Jelimpo bersama unsur TNI, BPBD, serta masyarakat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda wilayah Dusun Tanjung Petai/Kali Pugo, Desa Kersik Belantian, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Senin (31/8/2026).

 

Kebakaran tersebut diketahui setelah adanya informasi mengenai titik api yang tersebar melalui media sosial Landak Pusat Informasi (LPI). Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsubsektor Jelimpo AIPTU Heri Sugiarto segera memimpin personelnya berkoordinasi dengan anggota Koramil serta pihak BPBD untuk langsung bergerak menuju lokasi guna melakukan pengecekan lapangan atau ground check.

 

Sesampainya di lokasi, tim gabungan mendapati kebakaran lahan yang cukup meluas dengan akses jalan yang sangat terbatas—hanya berupa jalan kecil atau setapak yang sulit dilalui kendaraan besar. Meski menghadapi kendala akses tersebut, semangat personel tidak surut; mereka tetap melakukan upaya pemadaman secara maksimal demi mencegah api merambat lebih jauh.

 

Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 04.00 WIB dini hari. Situasi dinilai sangat kritis karena kobaran api terlihat mendekati kawasan permukiman warga di Dusun Tanjung Petai. Oleh karena itu, penanganan dilakukan secara cepat dan intensif untuk mengantisipasi bahaya yang mengancam tempat tinggal penduduk.

 

Dalam pelaksanaan tugas berat ini, tim gabungan turut mendapatkan dukungan berharga dari masyarakat setempat serta Tim Karhutla PT. PMM. Berkat kerja sama yang erat dan kesigapan seluruh pihak yang terlibat, api berangsur-angsur berhasil dikuasai dan akhirnya dipadamkan sepenuhnya. Kondisi lingkungan sekitar lokasi pun dapat dikendalikan.

 

Berdasarkan hasil pengecekan menyeluruh di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare. Hingga kegiatan selesai, petugas tetap melakukan pemantauan intensif di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada sisa api atau titik panas yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

 

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Waka Polsek Jelimpo Iptu Rinto, S.Sos., S.H., menyampaikan bahwa penanganan Karhutla menuntut respons cepat serta sinergi yang kuat dari seluruh elemen, baik TNI-Polri, pemerintah daerah, pihak perusahaan, maupun masyarakat luas.

 

“Setiap informasi terkait Karhutla harus segera ditindaklanjuti tanpa menunda. Respons cepat di lapangan sangatlah krusial, terutama ketika titik api berada dalam jarak dekat dengan permukiman warga. Sinergi dan kerja sama antar pihak menjadi kunci utama dalam mencegah kebakaran meluas,” ujar Iptu Rinto.

 

Ia juga menambahkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat dan seluruh tim yang telah bekerja keras bahu-membahu hingga api berhasil dikendalikan. Menurutnya, penanganan Karhutla tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja, melainkan membutuhkan kepedulian serta peran aktif dari semua elemen masyarakat.

 

Selain itu, Rinto juga mengimbau agar warga tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan yang dapat memicu kebakaran besar. Masyarakat juga diminta untuk tidak ragu segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi berbahaya.

 

“Jangan menunggu api membesar menjadi raksasa. Jika melihat asap atau titik api, segera laporkan kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. Mari kita rawat lingkungan bersama dan cegah Karhutla, terlebih jika api sudah mendekati pemukiman warga,” tegasnya.

 

Berkat respons cepat dan kolaborasi lintas sektor yang terjalin erat, penanganan Karhutla di Dusun Tanjung Petai/Kali Pugo dapat berjalan optimal. Pasca kejadian, petugas tetap melakukan pemantauan berkala untuk menjamin keamanan dan memastikan situasi benar-benar kondusif serta tidak muncul kembali titik api baru.

 

Humas Polsek Ngabang

KA, Biro Kab Landak Basirun

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *