Tradisi Robo-Robo Mandi Safar 1448 H Semarak di Tepian Sungai Pawan Ketapang

banner 468x60

 

KETAPANG, Polda Kalbar – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti Tepian Sungai Pawan, Penambang Jalan KH. Ahmad Dahlan, Kelurahan Kauman, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Rabu (12/8/2026) pagi. Tradisi Robo-Robo Mandi Safar Tahun 1448 H kembali digelar secara meriah, mengusung tema “Merawat Tradisi Mempererat Silaturahmi Melestarikan Budaya Melayu”.

 

Kegiatan yang menjadi kebanggaan masyarakat Ketapang ini dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, jajaran TNI dan Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, serta ribuan warga Kelurahan Kauman dan sekitarnya.

 

Rangkaian acara diawali dengan penyambutan khas adat Melayu yang kental, diikuti penampilan memukau drumband, irama gendang tar, atraksi pencak silat Kutemare, serta tarian tradisional yang memikat hati penonton. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, sambutan dari para tokoh, kegiatan makan Robo-Robo secara bersama-sama, prosesi Mandi Safar, hiburan budaya, hingga pemberian santunan kepada yang berhak.

 

Sekretaris Daerah Ketapang yang mewakili Bupati Ketapang menyampaikan apresiasi mendalam kepada masyarakat Kelurahan Kauman yang senantiasa gigih menjaga kelestarian tradisi Robo-Robo sebagai warisan berharga budaya Melayu. “Robo-Robo bukan sekadar kegiatan seremonial semata, melainkan sarana berharga untuk mempererat tali persaudaraan, menumbuhkan rasa syukur kepada Tuhan, menguatkan semangat gotong royong, sekaligus menjadi wadah mengenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kelurahan Kauman Naufal Maulana menegaskan komitmen pihaknya untuk terus merawat warisan leluhur ini. “Robo-Robo adalah identitas yang harus kita jaga bersama. Kegiatan ini menjadi tempat kita berdoa bersama, mempererat silaturahmi, sekaligus memastikan generasi penerus turut aktif berperan menjaga keberlangsungan budaya Melayu di tanah kelahiran kita,” paparnya.

 

Dukungan penuh juga datang dari jajaran kepolisian. Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kapolsek Benua Kayong Ipda Cepy Pherahera, S.H. menyatakan Polri sangat mendukung pelaksanaan kegiatan adat dan budaya yang positif. “Kami mendukung penuh pelaksanaan Robo-Robo sebagai upaya mulia pelestarian budaya Melayu. Selain menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, saling menghormati tradisi yang ada, serta terus mempererat kebersamaan dan toleransi antar sesama,” tegas Kapolsek.

 

Sepanjang rangkaian acara, tradisi Robo-Robo Mandi Safar berjalan dengan aman, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan. Kegiatan ini pun menjadi momentum berharga untuk terus melestarikan warisan budaya Melayu yang menjadi ciri khas dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Ketapang.

 

Sandro Investigasi Kalbar.,”

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *