KUTAI BARAT – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) meluas di wilayah Kampung Mendung, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat, terdeteksi sejak Sabtu (29/8/2026) dini hari. Api berkobar di lahan kering dengan karakteristik tanah berpasir putih serta vegetasi berupa ilalang dan pepohonan kering yang sangat mudah terbakar.
Berdasarkan pemantauan langsung di lapangan, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 30 hektare. Kondisi cuaca yang berangin kencang turut memperparah situasi, membuat api dengan cepat merambat menyapu area semak belukar di sekitarnya.
Menanggapi kejadian tersebut, kekuatan gabungan segera dikerahkan ke lokasi. Personel Polsek Muara Pahu berkoordinasi erat dengan jajaran Polres Kutai Barat, BPBD Kutai Barat, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kutai Barat, Petinggi Kampung Mendung, serta relawan dari PT Manor Bulan Lestari (MBL) untuk melakukan upaya pemadaman menyeluruh.
Penanganan darurat sebenarnya telah digelar sejak Jumat (28/8/2026) malam. Sekitar pukul 20.33 WITA, personel kepolisian bersama Petinggi Kampung Mendung telah melaksanakan patroli pemantauan guna mendeteksi titik api yang tersebar. Tak lama kemudian, tepatnya pukul 22.00 WITA, tim BPBD Kutai Barat tiba di lokasi dan segera melakukan pemadaman guna mencegah api menjalar mendekati permukiman warga.
Hingga dini hari, tim gabungan masih berupaya menelusuri sisa-sisa titik api yang belum sepenuhnya padam. Namun, keterbatasan akses jalan menuju lokasi kebakaran yang sulit membuat penelusuran terpaksa dihentikan sementara. Operasi pemadaman direncanakan akan kembali dilanjutkan sepenuhnya saat pagi hari tiba.
Di lapangan, penanganan dipantau langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kutai Barat AKP Khairul Umam, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama Ps. Kapolsek Muara Pahu Ipda Dwi Yulistiono, S.Pd., serta seluruh personel gabungan. Langkah yang diambil meliputi pemblokiran jalur rambatan api agar tidak meluas, koordinasi taktis dengan pemimpin setempat, serta penekanan langsung pada sumber-sumber api yang masih menyala.
Untuk mendukung keberhasilan operasi ini, disiapkan dukungan sarana berupa 4 unit kendaraan operasional Hilux milik BPBD Kutai Barat, 1 unit tangki suplai air milik PT MBL, serta 1 unit kendaraan Hilux dari Damkar Kutai Barat. Tak hanya itu, sekitar 10 orang relawan dari perusahaan juga turut serta memperkuat barisan petugas di lapangan.
Hingga saat ini, tim telah memastikan api yang berada di sekitar pemukiman warga Kampung Mendung berhasil dikuasai dan dipadamkan. Namun, tantangan masih menyisakan berupa titik api yang berpotensi merambat ke arah wilayah Bangun Kampung Muara Bunyut serta kawasan semak belukar yang berbatasan dengan Kecamatan Muara Lawa.
Oleh sebab itu, personel Polsek Muara Pahu akan terus melakukan pemantauan ketat terhadap perkembangan situasi di lapangan. Sementara itu, tim BPBD Kutai Barat dijadwalkan akan kembali turun guna menyelesaikan proses pemadaman secara menyeluruh pada pagi hari, hingga dipastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.
Melalui peristiwa ini, Polres Kutai Barat kembali menyampaikan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan yang tinggi terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan. Terutama di tengah kondisi lahan yang semakin kering serta cuaca yang sering berangin, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda kebakaran atau titik api di lingkungan sekitar.
Humas Polres Kubar
Koordinator Liputan Wilayah Kalimantan Timur: Muhammad Thio Adnan










