Lewat Sistem EWS, Bidpropam Polda Sulteng Deteksi Dini Potensi Masalah Personel

banner 468x60

 

PALU — Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sulawesi Tengah terus memperkuat pengawasan dan pembinaan personel melalui pendekatan lebih proaktif. Pada Selasa (11/8/2026), Kabid Propam Polda Sulteng Kombes Pol Roy Satya Putra kembali menyosialisasikan penerapan sistem pemetaan permasalahan dan risiko personel berbasis Early Warning System (EWS) saat memimpin apel pagi di Markas Komando Polda Sulteng.

 

Dalam arahannya, Kombes Pol Roy Satya Putra menjelaskan bahwa EWS merupakan instrumen yang dirancang khusus untuk mendeteksi sejak dini berbagai potensi permasalahan yang dapat memengaruhi kedisiplinan, integritas, kinerja, maupun perilaku anggota. Langkah ini menegaskan bahwa fungsi pengawasan tidak hanya dilakukan ketika pelanggaran sudah terjadi, melainkan bergerak lebih awal untuk mencegahnya.

 

“Personel Polri dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman serta pelayanan kepada masyarakat dapat menghadapi berbagai persoalan. Persoalan tersebut bisa muncul akibat faktor kedinasan maupun faktor pribadi,” ujar Kabid Propam.

 

Oleh karena itu, lanjutnya, melalui EWS pengawasan dan pembinaan dapat dilakukan secara lebih terarah dengan memetakan personel maupun satuan kerja yang memiliki potensi risiko. Sistem ini bertujuan mengetahui kondisi permasalahan lebih awal, mengidentifikasi pihak yang memerlukan perhatian khusus, serta mendeteksi potensi pelanggaran sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih berat.

 

Pemetaan kondisi personel dilakukan melalui lima dimensi utama, yaitu disiplin, integritas, kinerja, perilaku, dan hukum. Hasil analisis tersebut selanjutnya dijadikan dasar dalam menentukan prioritas pembinaan sekaligus menjadi bahan pertimbangan pimpinan dalam mengambil keputusan yang tepat sasaran.

 

Kombes Pol Roy Satya Putra menambahkan, penerapan EWS juga diharapkan mampu menurunkan angka pelanggaran berulang, mempercepat deteksi dini potensi penyimpangan, meningkatkan penyelesaian masalah melalui jalur pembinaan, serta mempercepat respons terhadap pengaduan yang masuk. Selain itu, sistem ini mendorong pengawasan melekat oleh atasan langsung dan memperkuat budaya integritas serta profesionalisme di seluruh lingkungan Polda Sulteng.

 

“Indikator keberhasilannya antara lain jumlah pelanggaran berulang menurun, deteksi potensi pelanggaran semakin cepat, penyelesaian masalah melalui pembinaan meningkat, pelanggaran berat dapat dicegah sejak dini, serta respons terhadap pengaduan semakin cepat,” terangnya.

 

Pada akhirnya, penerapan EWS diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan kewenangan, meningkatkan kualitas pengawasan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri melalui personel yang semakin berintegritas, disiplin, dan profesional.

 

PMBcom.,”

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *