KETAPANG, Polda Kalbar – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Jalan Sei Awan–Tanjung Pura, Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Rabu (26/8/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memantau langsung perkembangan penanganan kebakaran serta memberikan dukungan nyata bagi petugas di lapangan.
Dalam kunjungan kerjanya, Bupati didampingi oleh Kapolsek Muara Pawan yang mewakili Kapolres Ketapang, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait. Kedatangan Bupati disambut langsung di lokasi kebakaran untuk melihat kondisi lahan yang terbakar sekaligus terjun membantu upaya pemadaman bersama personel gabungan yang telah bekerja keras menahan laju api.
Selain meninjau lokasi kejadian, Bupati Ketapang juga menyambangi Posko Karhutla PT. MPK. Di sana, beliau melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan sarana dan prasarana penanganan kebakaran guna memastikan segala kebutuhan operasional terpenuhi dengan baik.
Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kepada para petugas yang berjuang di lapangan, Bupati turut menyerahkan bantuan logistik berupa air mineral, minuman Bear Brand, dan C1000. Bantuan ini diharapkan dapat membantu menjaga stamina para personel yang terlibat dalam upaya penanggulangan bencana tersebut.
Menanggapi keterlibatan langsung pemerintah daerah, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Beliau menegaskan bahwa sinergitas yang terjalin antara pemerintah daerah, kepolisian, dan berbagai pihak terkait menjadi kunci utama dalam penanganan Karhutla yang cepat dan efektif.
“Polres Ketapang bersama seluruh pihak akan terus bersinergi dalam penanganan Karhutla. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujar Kapolres Harris.
Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan aparat keamanan, diharapkan ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Ketapang dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke area yang lebih luas.
(Sandro/Investigasi Kalbar)










