Respons Cepat & Sinergitas Lintas Sektor, Karhutla di Dua Lokasi PPU Berhasil Dipadamkan

banner 468x60

 

PENAJAM PASER UTARA – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali dilakukan secara cepat, terpadu, dan menyeluruh oleh tim gabungan di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sabtu (5/9/2026). Dua titik kebakaran yang terjadi di Kecamatan Babulu dan Kecamatan Sepaku langsung ditindaklanjuti tak lama setelah informasi mengenai titik api diterima petugas. Penanganan dilakukan melalui rangkaian langkah pemadaman, pendinginan menyeluruh, hingga pemantauan ketat guna memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menjalar ke area yang lebih luas.

Kecamatan Babulu: Kebakaran Lahan Perkebunan, 2 Hektare Hangus

Kebakaran pertama terdeteksi di lahan perkebunan yang berada di RT 15, Desa Babulu Darat. Informasi terkait titik panas diterima sekitar pukul 10.44 WITA. Tanpa menunda waktu, petugas gabungan segera bergerak menuju lokasi dan mendapati sejumlah titik api masih menyala dan berpotensi meluas mengingat kondisi cuaca yang kering.

 

Proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama melibatkan unsur kepolisian, TNI, petugas pemadam kebakaran, pemerintah kecamatan dan desa, serta Satpol PP. Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, tim tidak langsung meninggalkan lokasi. Proses pendinginan tetap dilakukan secara intensif hingga sekitar pukul 16.00 WITA untuk memastikan tidak terdapat bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

 

Dari hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih dua hektare. Lokasi kebakaran berada sekitar 200 meter dari permukiman warga, sehingga penanganan cepat menjadi sangat krusial guna mencegah kerugian yang lebih besar. Setelah penanganan tuntas, kondisi lahan dinyatakan padam, aman, dan kondusif. Sementara itu, pemilik lahan serta pihak yang diduga berkaitan dengan terjadinya kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Kecamatan Sepaku: Kebakaran Lahan Mineral, Didukung Mobil PMK IKN

Penanganan serupa juga dilakukan di Kecamatan Sepaku. Kebakaran terjadi di RT 001, Desa Bumi Harapan, tepatnya pada lahan mineral yang ditumbuhi semak belukar dan pepohonan kering. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 12.22 WITA.

 

Menerima informasi tersebut, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan koordinasi lapangan untuk mempercepat proses pemadaman. Upaya penanganan diperkuat dengan dukungan satu unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) Sepaku serta dua unit mobil PMK Otorita IKN. Dalam proses pemadaman hingga pendinginan, turut diterjunkan personel Damkar Sepaku, Damkar Otorita IKN, Bhabinkamtibmas Desa Bumi Harapan, 15 personel Polres IKN, dan lima personel Satgas Bukit Raya.

 

Berkat kerja sama yang solid dan respons cepat seluruh unsur, api berhasil dipadamkan secara menyeluruh dan situasi di sekitar lokasi dinyatakan aman serta kondusif. Adapun penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.

Sinergitas Kunci Penanggulangan Karhutla

Kapolsek Babulu Iptu Andi Fatahuddin, S.H., M.H., bersama Kapolsek Sepaku AKP Syarifuddin, S.H., menegaskan bahwa kecepatan dalam merespons setiap laporan menjadi bagian sangat penting dalam mencegah Karhutla berkembang semakin luas. Setiap informasi mengenai keberadaan titik api akan segera ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung ke lapangan. Selain upaya pemadaman, proses pendinginan dan pemantauan pasca-kebakaran juga menjadi perhatian utama untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.

 

Sementara itu, Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui kedua Kapolsek, menegaskan bahwa penanggulangan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran, serta dukungan penuh dari masyarakat untuk menghadapi potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar.

 

Jajaran Polres PPU juga terus mendorong penguatan patroli dan pemantauan rutin pada wilayah-wilayah yang dinilai rawan Karhutla. Setiap laporan masyarakat terkait titik api akan menjadi prioritas untuk segera dilakukan pengecekan dan penanganan sedini mungkin.

 

Masyarakat pun diimbau agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber-sumber api, termasuk tidak membuang puntung rokok sembarangan di area yang mudah terbakar.

 

Melalui respons cepat, kesiapsiagaan tinggi, dan kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, penanganan Karhutla di wilayah PPU diharapkan dapat terus berjalan secara efektif. Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mencegah kebakaran meluas sekaligus melindungi masyarakat, permukiman, serta kelestarian lingkungan.

 

Kontributor: Korwil Kaltim Muhammad Thio Adnan.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *