PALANGKA RAYA – Sekitar 3.000 pelajar dan mahasiswa memadati Bunderan Besar Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (20/8/2026), dalam pelaksanaan Deklarasi Akbar Perangi Narkoba. Kegiatan berlangsung khidmat di tengah suasana pagi yang cerah, di saat isu kebakaran hutan dan lahan masih menjadi perhatian bersama di wilayah ini.
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa pelaksanaan deklarasi berjalan dengan aman dan kondusif, dengan seluruh peserta mengikuti rangkaian acara secara tertib.
“Kondisi di lapangan saat kegiatan berlangsung kondusif. Masyarakat, mahasiswa dan pelajar dapat mengikuti kegiatan dengan tertib,” ujar Iwan di lokasi kegiatan.
Deklarasi ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan daerah lainnya.
Kehadiran ribuan generasi muda dinilai menjadi tonggak penting dalam membangun kesadaran kolektif terhadap bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
“Sekitar 3.000 mahasiswa dan pelajar hadir dalam kegiatan ini. Ini menjadi bagian penting untuk membangun kesadaran generasi muda agar bersama-sama memerangi narkoba,” tegas Kapolda.
Lebih lanjut, Iwan menegaskan bahwa penanganan persoalan narkoba tidak dapat diselesaikan hanya dengan kekuatan aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan sinergi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Deklarasi ini pun menjadi momentum memperkokoh komitmen bersama untuk mencegah sekaligus memberantas peredaran narkotika di bumi Kalimantan Tengah.
“Kita ingin gerakan ini menjadi gerakan bersama. Tidak hanya kepolisian, tetapi seluruh masyarakat harus mengambil peran dalam mencegah dan memberantas narkoba,” katanya.
Polda Kalteng sendiri akan terus mengedepankan langkah preventif melalui edukasi luas dan pemberdayaan masyarakat, disertai penegakan hukum yang tegas tanpa kompromi terhadap pihak yang terlibat dalam peredaran narkotika.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Mari jadikan deklarasi ini sebagai langkah awal untuk mewujudkan Kalimantan Tengah yang bersih dari narkoba,” pungkasnya.
Koordinator Liputan Wilayah Kalimantan Tengah: Asmil Bugis










